Tampilkan postingan dengan label perkebunan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perkebunan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 Juli 2011

PTPN Buka Lahan Baru di Aceh Tamiang

Mon, May 23rd 2011, 08:56

KUALASIMPANG – PT Perkebunan Nusantara-I (Persero) Aceh bersama PTPN IV membuka lahan baru untuk tanaman kelapa sawit seluas 3.200 hekter di Desa Bandong, Kecamatan Manyak Payed, Aceh Tamiang.

Sayid Abdurrahman, dari Kantor Direksi PTPN I Aceh kepada Serambi Sabtu (21/5) mengatakan, pembukaan kebun sawit di Aceh Tamiang merupakan program perusahaan BUMN ini untuk pengembangan perkebunan rakyat seluas 3.200 hektare.

Untuk menindaklanjutinya, Komisaris PTPN I dari Jakarta, Indra Aidil didampingi tim audit, T Fauzi dan Barliansyah serta Sayid Abdurrahman dari Kantor Pusat PTPN I, Jumat (20/5) bersilaturrahmi dengan Bupati Aceh Tamiang, Drs Abdul Latief.

Menurut Sayid Abdurrahman, pembukaan kebun baru tersebut dalam rangka memperluas kebun plasma bagi masyarakat Aceh Tamiang sehingga setiap warga berkesempatan memiliki kebun sendiri. Dampak dari pembukaan kebun plasma ini akan membuka lapangan kerja karena terjadi penyerapan tenaga kerja sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi warga. “Kita berharap semua pihak mendukung program pembukaan kebun rakyat tersebut dan PTPN I dan PTPN IV menjadi bapak angkatnya,”ujarnya.(md)

sumber : serambinews.com

Senin, 24 Januari 2011

Dongkrak PAD : Pemkab Tamiang Buka Kebun Daerah

Mon, Jan 10th 2011, 08:33

KUALA SIMPANG - Pemkab Aceh Tamiang pada tahun 2011 akan membuka perkebunan karet milik pemerintah daerah seluas 150 hektare guna mendongkrak pendapatan daerah.

Wakil Bupati Aceh Tamiang, H Awaluddin SH SPn MH kepada Serambi, Minggu (9/1) mengatakan, dalam beberapa tahun terakhir Pemkab Tamiang terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan Rp 20 milar lebih. Hal ini dilakukan mengingat penerimaan daerah dari hasil dana perimbangan daerah terus menurun. “Kita terus mengupayakan sumber pendapatan baru yang belum tergali,” ujarnya.

Ia mengatakan, pemerintah daerah akan membuka unit usaha milik daerah yang berorientasi profit. “Tahun 2011 kita buka perkebunan karet seluas 150 hektare yang dananya bersumber dari dana Otsus dan dana tambahan hasil migas,” ujarnya.

Awaluddin menambahkan, program pembangunan perekonomian seperti pengembangan sektor pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan dijadikan target untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan pengurangan angka pengangguran. “Sektor pertanian penyumbang terbesar PDRB Aceh Tamiang karena mayoritas kepala keluarga bekerja pada sektor ini,” ujarnya.

Penguatan di bidang ini, kata Wabup, akan dilakukan dengan memberikan bantuan pengembangan usaha seperti bibit tanaman, ternak, perikanan, revitalisasi lahan, perbaikan infrastruktur pertanian, dan kemudahan akses pasar. “Kita juga menjalin kerja sama dengan mitra kerja untuk pelaksanaan peremajaan kebun kakao rakyat seluas 500 hektare,” pungkasnya.(md)

Sumber : Serambinews.com